Kesenian Topeng Monyet: Tradisi atau Animal Abuse?

Foto ini diambil tanggal 3 bulan April 2017 sekitar pukul 3 sore di depan rumah saya, desa Tukadmungga, Singaraja, Bali. Topeng monyet merupakan salah satu tradisi negara Indonesia. Kesenian ini melibatkan pawang dan monyet yang dilatih untuk melakukan suatu kegiatan yang biasa dilakukan manusia pada umumnya. Monyet-monyet yang bertingkah laku layaknya manusia memang terlihat lucu dan menarik. Apalagi dengan diiringi oleh musik yang membuat pertunjukan topeng monyet begitu ramai. Biasanya pertunjukan topeng monyet ini dilakukan secara berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Topeng monyet pun saat ini banyak ditemui di perempatan jalan kota. Mungkin sekilas dalam benak kita berpikir bahwa si monyet sangatlah atraktif dan hebat bisa melakukan apa saja pasti karena sudah di latih oleh pawangnya, namun apakah kita pernah tahu bagaimana cara si pawang melatih monyet tersebut? Kebanyakan monyet-monyet tersebut dilatih secara kasar dan tidak wajar untuk dapat melakukan atraksi yang bisa menarik perhatian di jalan. Dengan alasan mencari uang, si pawang tetap mempekerjakan monyet monyet tersebut tak peduli kondisi fisik mereka seperti apa. Terkadang saya kasihan melihat monyet-monyet yang dipekerjakan seperti itu, namun topeng monyet sudah menjadi salah satu tradisi di Indonesia, entah kita harus melestarikannya atau malah sebaliknya agar tidak ada lagi animal abuse di Indonesia. #komposisi #simetri #unity #kuliahumum

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potret Kerasnya Kehidupan Orang Pinggiran di Buleleng-Bali

Tradisi Pembakaran Mayat di Bali (Ngaben)